Tampilkan postingan dengan label video. Tampilkan semua postingan
Video : Perbandingan software yang memanfaatkan DirectX
Game review : Chrome SpecForce

Tidak dibutuhkan spesifikasi PC tinggi untuk memainkan game ini, karena yang dibutuhkan Hardware dengan spesifikasi;
Game review : Sudden Strike 3
Bagi yang hobby bemain game RTS(Real time Strategy), pasti tidak asing dengan yang namanya game Sudden Strike. Kini Sudden Strike hadir dengan versi terkini, Sudden Strike 3. Berkisah tentang perang dunia II,dimana kita dipihak sekutu, untuk melawan Nazi Jerman dan Imprealis Jepang. Pada versi ini, pembaharuan grafis juga telah dilakukan, sehingga tampilan visual lebih real, cek saja sceenshot dibawah ini:
Jika ingin lebih detail bagaimana gamplay, dari game ini cek video dibawah ini;
Read More..
Video : Kualitas Realistis dari game Crysis
Mungkin bagi para gamer sudah tidak asing dengan game yang satu ini. Game Crysis bercerita tentang, Bumi ditahun 2019. Sebuah tim ilmuwan AS membuat sebuah penemuan mengerikan di sebuah pulau di lepas Laut Cina Selatan. Semua kontak dengan tim hilang saat pemerintah Korea Utara dengan cepat mendarat di daerah tersebut. Amerika Serikat merespon dengan mengirimkan tim elit Delta Force Operator untuk pengintaian situasi. Seperti aslinya, ketegangan antara kedua negara, sebuah kapal asing besar menampakkan dirinya di tengah pulau. Kapal menghasilkan sebuah bola kekuatan besar yang membekukan sebagian besar pulau dan secara drastis mengubah sistem cuaca global. Sekarang pasukan AS dan Korea Utara harus bergabung untuk melawan ancaman asing. Dengan harapan tipis, Anda harus melawan pertempuran epik di hutan tropis, Es, dan akhirnya ke jantung dari kapal asing itu sendiri untuk pertunjukan akhir dari Zero G.
Memang,untuk memainkan game ini, minimal kita harus memiliki kualitas hardware PC terkini, karena game ini menuntut minimal resources;
Read More..
Video : USB 3.0 Test
Teknologi external storage mengalami revolusi dengan munculnya USB 3.0.
Universal serial bus (USB) merupakan salah satu penemuan terbaik yang merevolusi dunia teknologi dan informasi. Kehadiran interface inilah yang mendukung terciptanya external storage portabel, seperti USB flash disk. USB flash disk menggunakan NAND Flash Memory sebagai media penyimpanan. Pemilihan NAND Flash Memory pada saat itu disebabkan oleh kapasitas penyimpanannya yang lumayan besar (8 MB) serta kecepatan yang baik. Kelebihan lainnya juga disumbang adalah ukuran fisiknya. Flash memory berukuran kecil sehingga memungkinkan ukuran USB flash disk menjadi ringkas.
Pada saat pertama kali keluar, USB hanya memiliki bandwidth sebesar 1,5 dan 12 Mbps. Bandwidth sebesar itu sudah mencukupi untuk kapasitas flash disk yang masih sebesar 8 MB. Namun, kapasitas storage semakin membesar tiap tahunnya sehingga USB 1.0 maupun 1.1 tidak lagi mencukupi kebutuhan transfer data secara cepat. Didasari hal itu, USB berevolusi menjadi USB 2.0 yang memiliki bandwidth 480 Mbps. Saat ini, hampir seluruh perangkat yang beredar sudah mengimplementasikan interface USB 2.0. Pada 17 November 2008, USB Implementers Forum mengumumkan penerus dari USB 2.0, yaitu USB 3.0.
Namun, baru pada Januari 2010 USB 3.0 resmi diluncurkan. USB 3.0 ini ditawarkan dengan bandwidth sebesar 5 Gbps sehingga Anda tidak perlu menunggu lama ketika memindahkan data berukuran besar. Hal ini karena, bandwidth yang ditawarkan jauh lebih besar dibandingkan pendahulunya. USB 3.0 tidak hanya menawarkan perbaikan dalam sisi kecepatan, tetapi juga perbaikan serta pengoptimalan manajemen daya. Port yang digunakan USB 3.0 menyerupai port USB 2.0 sehingga Anda tetap dapat menggunakan perangkat dengan interface USB 3.0 pada PC maupun Notebook yang hanya memiliki port USB 2.0. Konfigurasi seperti ini memiliki kekurangan dalam sisi kecepatan karena hanya berjalan dengan kecepatan USB 2.0 saja.
Video : Ati Radeon 4870 X2 vs. nVidia GTX 280 OC
Ini adalah pebandingan GPU Highend dari ATI radeon dan nVidia..! Read More..










